Categories

Suka menulis? Baru mencoba untuk menulis?
Kembangkan keahlian menulismu dan kirimkan ke iqbal_gamala@yahoo.com . Syaratnya simpel, harus karyamu sendiri. Setelah disunting dan dinyatakan layak tampil, karyamu akan dipost di blog ini dan diberikan Hak Cipta atas namamu (Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License).

Love to write? or just getting started to write?
Improve your writing skill and send your work to iqbal_gamala@yahoo.com . It has to be your own sweat and blood, no copy paste! Once edited and declared eligible, your work will be posted on this blog, and licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License)


Iqbal Gamala


Tampilkan postingan dengan label SAJAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAJAK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2012

Prajurit Hutan Malam

malam ini aku luruh,
dan besok aku hilang,
walau malam tak berbuntu,
aku siap tenggelam terasing,

Balada Malam



pekatnya malam tertidur nyenyak di bahuku,

menjemput bebutir air turun dari mata sembab ini,

sementara guruh tak berhujan-tak berpetir,

menggelinjangku bersama tangis,

!!!



rutuk aku,

remuk aku,

jangan jatuh hati,

sebab aku seperti belati,



juni 07 2009
iqbal gamala

Cinta di Tapal Batas



cintaku pergi menjelang subuh

ketika bising sudah luruh

ketika damai telah direngkuh

di tubuhku yang merubuh

Bibir Dayang Madu



kupagut

kurenggut


serasa kecut

walau tak mengerucut

...



I

kita sama tak mengerti

isi hati masing-masing

karena kita jiwa yang berkarang

keras tak ter-arti

Ranjang Pengantin



aku

beku diri

ketika tubuhku dirajah

oleh tangan berbuku-buku tebal

Ranjang Tak Berkelambu


I

hanya ranjang tak berkelambu

di malam yang mengharu

engkau pun rupa batu

didekap aku yang pilu

Mendu Gurau



I

turunlah dari bukit antang
bersama yang tua-tua kita bermain mendu
di malam sabit tak berhalang
duduk di pelataran kita bergurau

Dermaga Teluk Banda



ada bau garam dan amis
dan kita serta merta berpacu mengejarnya
bau tiang-tiang lapuk dan berlumut
bau tambang-tambang yang lembab dan usang
bau kerang-kerang busuk dan batu-batu licin

Dermaga



malam ini aku luruh,


dan besok aku hilang,


walau malam tak berbuntu,


aku siap tenggelam terasing,

Bak Kapal Karam



Aku bak kapal karam
Tenggelam tak tertahankan
Menyendiri di dinginnya palung
Bertemankan air asin dan kegelapan

Sisa Kasih


air mataku memungut doa


bersama langkah tak bernama


aku kusam berbau nyawa


adakah tersisa kasihNya?







iqbal gamala


cileungsi, 28 juli 2007

Peziarah


aku menemui pusara
seketika rindu datang menderu

"aku hendak menagih janji,
yang terucap bimbang bibir belia"

...


detik mengancam


hari ini aku ditinggalkan


besok aku dikhianati


karna kemarin aku terlelap








iqbal gamala


04 januari 2007

Cahaya Temaram


kau adalah cahaya temaram
di bilik bambu yang aku bangun
kau berbisik bisik
       mendesah desah

Kayuhan Nyawa


pagi buta...
setelah malam yang sendu...
jiwa lembab oleh embun pula...
helaan napas, lalu kukayuh nyawaku...


Iqbal Gamala
16 September 2011

Senin, 03 Agustus 2009

Sepotong Kabar dari Pedalaman


Kami, sakit yang di tutup-tutupi
Kami, gelora yang berparas masam
Kami, sosial yang di lekuk-lekuk
Kami, peselingkuh jiwa di pesisir